Inilah 5 Tipe Hubungan Yang Bisa diBangun Dari Interaksi Sehari-hari

Inilah 5 Tipe Hubungan Yang Bisa diBangun Dari Interaksi Sehari-hari

Manusia sebagai makhluk sosial selalu melakukan interaksi dengan sesama manusia. Akibat dari interaksi-interaksi yang di lakukan setiap harinya muncullah sebuah hubungan.

Selain hubungan keluarga, adapula hubungan pertemanan yang lebih kompleks dan memunculkan berbagai permasalahan sekaligus berkah dalam hidup.

Jika lingkungan pertemanan anda adalah orang-orang yang baik, maka jadikan itu kesempatan untuk meniru kebiasaan baik mereka, dan sebaliknya. Agar tidak terjebak dalam lingkungan pertemanan yang buruk kamu perlu mengetahui lima jenis interaksi sosial ini.

Inilah 5 Tipe Hubungan Yang Bisa diBangun Dari Interaksi Sehari-hari

5 Jenis Interaksi Dalam Sosial

1. Interaksi merugikan

Tidak semua interaksi yang kita lakukan dengan orang lain berbuah manis. Justru kenyataannya banyak juga interaksi yang bersifat merugikan. Contohnya, dalam hubungan sosial kita pasti pernah merasa sungkan ketika akan bertemu dengan seseorang. Tak peduli kapan dan dimanapun selalu merasa tidak nyaman.

Hal itu bisa jadi di sebabkan karena pengalaman masa lalu yang tidak baik terjadi diantara anda dengan orang tersebut. Namun memaksakan hubungan dengan terus aktif berinteraksi juga akan merugikan diri anda sendiri.

2.Interaksi netral

Interaksi ini biasanya terjadi karena tidak ada kepentingan antara satu orang dengan yang lain. Sehingga interaksi yang muncul pun mengalir secara natural dan cenderung bersifat formalitas.

Contohnya saat kamu bertegur sapa dengan tetangga atau temanmu dan berbicara seputar keadaan yang terjadi akhir-akhir ini. Pembicaraan yang ringan dan tidak mengarahkan pada sudut pandang tertentu mampu menciptakan interaksi yang damai tanpa suatu permasalahan.

Interaksi semacam ini sangat di butuhkan untuk mengisi hari hari yang santai.

3. Interaksi menang-kalah

Ada banyak sekali persaingan dalam hidup. Apakah kamu saat ini berada dalam lingkungan yang terbentuk di antara geng atau kelompok-kelompok kecil? Dalam lingkungan seperti ini  biasanya muncul suasana yang kompetitif.

Jika muncul kelompok kelompok kecil dalamnya dapat diibaratkan  air dan minyak, kelompok kecil tersebut tidak bisa saling bahu-membahu untuk mencapai tujuan tertentu. Namun justru bisa jadi malah memperburuk lingkungan pertemanan sebab proses kompetitif tersebut untuk mencapai posisi yang lebih unggul dari yang lain.

4. Interaksi menang-menang

Interaksi ini dapat membentuk sebuah hubungan yang ideal bagi banyak orang. Interaksi ini ditandai ketika dua orang saling memberi dan menerima. Interaksi tersebut akan menghasilkan sesuatu yang lebih besar yaitu nilai psikologis kedua belah pihak.

Namun interaksi tidak mudah dibangun meski sudah terbangun pun bisa di katkan sulit untuk dipertahankan. Pada momen tertentu, seringkali kita akan mengalah atau terkadang kita berharap lebih unggul dari yang lain. Sehingga tidak menutup kemungkinan akan membawa pada ketiga interaksi sebelumnya.

5. Interaksi timbal-balik

Sebagaimana hukum dalam karma yakni sebab dapat menimbulkan akibat dan akibat pasti memiliki sebab. Apa yang anda terima adalah apa yang bisa anda beri. Ketika kita memberikan sebuah barang kepada teman, teman tersebut secara inisiatif ingin membalas apa yang kamu berikan. Atau tindakan-tindakan yang pernah kamu lakukan kepada orang lain akan memunculkan balasan yang serupa.

Tidak hanya dalam kebaikan saja, hubungan ini juga meliputi bagaimana ketika seseorang melakukan aksi balas dendam.

Leave a Reply