Interaksi Generasi Millenial Antara Dunia Nyata dan Dunia Maya

 

Anak muda zaman sekarang tentu sudah tidak asing lagi dengan media social. Perkembangan teknologi yang begitu pesat dan di dukung dengan konsumsi pengguna teknologi semakin mengembangkan media social hingga merambah dalam segala bidang kehidupan.

Anda hamper bisa mengakses segala sesuatu lewat media social. Mulai dari komunikasi, bisnis, kesehatan, pendidikan, hobi dan minat, dan lain sebagainya. Semua bisa di temukan di media social.

Tentu bukan lagi menjadi rahasia umum bahwa media social diakses oleh semua kalangan penduduk di dunia, kemudahan kemudahan yang ditawarkan oleh media social menjadi salah satu alasan kenapa orang orang menjadi kecanduan dan beberapa bahkan ada yang merasa dirinya telah kecanduan media social.

Fakta Media Sosial Bagi Anda

Interaksi Generasi Millenial Antara Dunia Nyata dan Dunia Maya

  1. Generasi muda lebih banyak menghabiskan waktu di media social

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh globalwebindex di London menunjukkan bahwa pengguna media social lebih banyak di dominasi oleh mereka yang termasuk golongan muda.

Hasil indeks menunjukkan bahwa Negara dengan durasi penggunaan media social terbanyak adalah Negara yang memiliki persentase anak muda lebih tinggi.

Jika kita lihat fakta di sekliling masyarakat, hal itu memang tepa dan sesuai dengan kenyataan yang ada. Dimana anak muda baik dari kalangan pelajar SMP, SMA, Mahasiswa, hingga mereka yang sudah bekerja atau masih produktif lah yang seringkali kita jumpai sering berinteraksi dengan media social.

Sedangkan mereka yang sudah “tua” cenderung malas untuk berlama lama dengan media social dan lebih memilih aktivitas lain. Namun anak muda, masih memiliki ego dan keinginan untuk eksis di lingkungan melalui media social seperti facebook, instagram, instagram, line, dan lain lain.

  1. Manfaat dan kerugian tergantung konten yang di konsumsi

Jika anda ditanya apakah media social lebih banyak memberikan manfaat atau kerugian dalam hidup anda, kira kira jawaban apa yang anda berikan? Mungkin sebagian akan menjawab media social memberikan banyak manfaat dalam hidupnya. Namun tak sedikit pula yang mengeluh justru merasakan banyak kerugian nemun merasa sulit untuk berhenti dari media social.

Memang sulit untuk di lakukan penelitian secara umum terkait persentase manfaat dan juga kerugian media social.

Penyebabnya adalah  karena jika ingin di lakukan penelitian cukup sulit dengan berbagai macam konten yang di konsumsi oleh pengguna media social. Sedangkan konten di media social sendiri sangatlah amat banyak dan beragam. Cukup sulit untuk mengetahui varian konten yang di tonton oleh pengguna media social.

Jika ingin merasakan manfaat dari media social dengan baik, anda bisa coba mengikuti komunitaas atau group di facebook, instagram dan lain sebagainya yang mendukung hobi dan bakat yang anda miliki. Carilah group yang aktif memberikan manfaat bagi anggota nya.

  1. Cenderung membuat malas interaksi di dunia nyata

Ada  fenomena unik di media social dimana mereka yang di anggap “aktif” di media social serta memiliki cukup banyak follower dan di gandrungi oleh para penggemarnya dengan konten konten menarik yang mereka berikan, namun ternyata memiliki kemampuan interaksi yang buruk di dunia maya.

Mereka yang sudah terlena dan terbiasa interaksi di media social, kadang bisa melupakan bagaimana sikap dan attitude yang baik ketika berada di lingkungan social yang sesungguhnya. Bukan di media social.

Kebebasan berekspresi dan berpendapat di media social baik nya harus di damping dengan tanggung jawab dan juga pendidikan karakter yang baik

 

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply