Kendalikan Prevalensi Kekerasan Pada Anak Dengan Mengetahui Penyebabnya

Kekerasan pada anak kini telah banyak terjadi yang salah satunya di masjid tempat sajadah masjid bagus. Anak seringkali menjadi objek atau sasaran ketika orang tua sedang emosi oleh karena suatu hal. Nah ketika telah muncul suatu masalah dari luar kemudian menyebabkan orang tua emosi dan lalu ditambahkan dengan perilaku anak yang membangkang maka orang tua bisa melakukan kekerasan terhadap anak tersebut.

7 Penyebab Munculnya Kekerasan Pada Anak

Dibalik adanya kejadian kekerasan terhadap anak tentu saja ada suatu faktor yang melatarbelakangi kejadian tersebut. Biasanya ada banyak faktor yang terkait dengan suatu kejadian. Nah berikut beberapa faktor penyebab yang memunculkan adanya kasus kekerasan terhadap anak yang sudah banyak terjadi. Simak informasinya dibawah ini.

  1. Adanya paham yang keliru

kekerasan pada anak

Paham yang keliru disini berhubungan dengan tatanan keluarga. Banyak orang yang menyebut atua menganggap bahwa anak adalah sebuah minitur orang dewasa atua dalam sebuah keluarga sering pula dijadikan sebagai seorang anak yang harus menuruti apa kata orang tuanya. Mereka diwajibkan untuk patuh terhadap segala perintah orang tua dengan alasan para orang tua menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Nah seringkali hal tesbeut dilandaskan atas dasar sebagai balas dendam atau suatu obsesi yang dulunya tak bisa dicapai oleh orang tua dan sekarang harus dicapai oleh anaknya. Nah padahal anak mempunyai keinginan serta minat tersendiri yang bisa saja berbeda dengan kemauan orang tuanya. Nah disinilah yang seringkali menyebabkan perdebatan dan akhirnya dapat terjadi tindak kekerasan karena anaknya yang tak mau nurut.

  1. Faktor ekonomi

kekerasan pada anak

Beberapa masalah seringkali timbul akibat faktor ekonomi. Nah keluarga dengan ekonomi yang rendah namun dengan kebutuhan yang banyak seringkali munculah beragam tindakan yang seharusnya tak boleh dilakukan yaitu seperti tindak kekerasan. Nah dengan semakin banyak stressor dan ditambah lagi dengan anak yang banyak menegoceh atau menuntut banyak hal maka orang tua semakin stress yang akhirnya melampiaskan kekesalannya terhadap anaknya.

  1. Pengangguran

kekerasan pada anak

Selain ekonomi yang rendah, faktor orang tua yang pengangguran juga dapat dijadikan sebagai faktor pemicu terjaidnya tindak kekerasan terhadap anak. Hampir sama dengan faktor ekonomi, orang tua yang pengangguran dengan kebutuhan yang banyak ditambah dengan adanya anak maka akan menjadikan orang tersebut mempunyai beban pikiran yang besar.

  1. Mempunyai masa lalu yang sama

kekerasan pada anak

Nah apabila orang tuanya mempunyai riwayat yang sama yaitu pernah mengalami tindak kekerasan, maka ada kemungkinan orang tua tersebut akan menerapkan atau melakukan hal yang sama terhadap anaknya.

  1. Hubungan keluarga yang tak harmonis

kekerasan pada anak

Faktor lainnya yang juga dapat memicu terjadinya kekerasan terhadap anak yaitu hubungan keluarga yang tak harmonis. Hubungan yang tak harmonis akan memunculkan beragam salah paham atau masalah yang selanjtnya dapat membuat orang tuanya semakin stress dan akhirnya melampiaskannya pada anak mereka.

  1. Latar belakang pendidikan

kekerasan pada anak

Latar belakang pendidikan orang dapat menentukan pola asuh serta paham-paham dalam sebuah keluarga. Nah dkatakan bahwa latar belakang pendidikan yang rendah membuat pola asuh atau paham yang kurang tepat dalam keluarga, sehingga terkadang melakukan kekerasan terhadap anak bukanlah suatu kesalahan atau seringkali dijadikan hukuman akibat kesalahan yang dilakukan anak.

  1. Pemahaman agama yang kurang

kekerasan pada anak

Agama juga ternyata mempunyai peran yang cukup penting terhadap adanya perilaku kekerasan terhadap anak. Pemahaman agama yang kurang bisa membuat orang tak tepat meluapkan emosinya.

Leave a Reply