Maraknya Kekerasan Pada Anak Dengan Variasi Penyebab

Kekerasan pada anak memang sedang marak terjadi di Indonesia saat ini. Hal ini juga terjadi pada  orang yang jual partisi masjid. Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini Indonesia sedang mengalami sebuah krisis moralitas yang sangat memakan banyak korbannya di setiap waktunya. Sehingga dalam beberapa kurun waktu tertentu ini idijumpai banyak sekali kasus kekerasan yang khususnya merajai di kalangan anak-anak. Sebenarnya tidak hanya anak saja. Para orang dewasa juga bisa menjadi sasaran kekerasan juga. Namun, yang lebih tinggi angkanya di sini adalah kasus yang menimpa anak-anak. Jadi, hal ini menjadi PR bagi semua warga negara Indoenesia khususnya adalah bagi para orang tua dan juga bagi aparat penegak hukum yang memang harus lebih intens dalam memberikan pengawasan kepada anaknya. Dengan demikian, memang tidak bisa disalahkan dari pihak anaknya tersebut. Mengapa demikian, sebab sang orang tua juga memiliki sebuah kesalahan besar dalam upayanya memberikan pedidiakn dan juga pengertian kepada anaknya.

6 penyebab kekerasan pada anak

Ada beberapa hal yang berkaitan dengan penyebab kekerasan yang bisa terjadi pada anak. Beberapa diantaranya akan disebut di artikel ini. yakni:

  1. Pengetahuan orang tua yang minim

maraknya kekerasan pada anak

Dengan pengetahuan yang minimal, yang dimiliki oleh orang tua si anak tentu saja akan berpengaruh terhadap seberapa besar kecintaan orang tua terhadap si anak. Dengan begitu, misal tingkat pendidikan dan juga pengetahuan yang rendah yang dimiliki oleh orang tua akan berpotensi dn berdampak dalam besar atau kecilnya pemberian kasih sayang orang tua terhadap anak.

  1. Labil ekonomi

maraknya kekerasan pada anak

Biasanya orang tua denga keadaan ekonomi yang terbilang rendah dan juga memiliki tingkat permasalah kantor misalnya yang terbilang rumit akan menjadi pemicu sebuha pertikaian di dalam rumah tangga yang berimbas pada si anak itu sendiri.

  1. Broken home

maraknya kekerasan pada anak

Seorang anak yang mana memiliki sebuah latar belakang permasalah keluarga yang terbialng cukup suram, akan berdampak pada psikis si  anak dan juga akan mempengaruhi perlakuan yang dierikan orang tua yang bersamanya terhadap diri si anak itu sendiri.

  1. Salah cara memberikan didikan orang tua sebelumnya

maraknya kekerasan pada anak

Salah dalam artian memberikan pengarahan dan juga pembekalan moralitas kepada si anak juga akan berdampak serius terhdap tingkat keharmonisan antara seorang ibu atau ayah terhadap si anak selanjutnya. Biasanya si anak dengan pembekalan ilmu dan juga peilaku yang baik tidak akan berbuat yang tidak diinginkan oleh orang tuanya sehingga tidak memicu pertiakaian dari orang tuanya dan juga si anak ketika menjadi orang tua akan berpotensi berperilaku seperti apa yang diperlakukan oleh orang tuanya terhadap dirinya.

  1.  Kurangnya ilmu sosial yang dimiliki oleh orang tua si anak

maraknya kekerasan pada anak

Dimana orang tua yang mana memiliki tingkat sosial odan juga hubungan bermasyarakat yang kurang, tentu saja menjadi sebuah pemicu aksi kekerasan tersebut diberikan kepada anaknya.

  1. Pola asuh yang salah

maraknya kekerasan pada anak

Mungkin hal ini masih berkaitan dengan tingkat pendidikan yang dimiliki oleh orang tua dari si anak. Dimana dalam kasusnya yang banyak dijumpai, banyak orang tua yang menginginkan bersikap tegas dan mematasi keinginan si anak tersebut. Misalnya saja adalah seorang ibu atau seorang ayah yang memiliki sikap ketegasan dan tidak menginginkan anaknya terjerumus dengan hal yang tidak diinginkan, sehingga memberanikan diri bertingkah demikian. Tentu saja, hal ini juga menjadi sebuah alasan mendasar dalam sebuah hubungan keluarga.

Leave a Reply