SEMAKIN BANYAKNYA MAKANAN BERFORMALIN

Semakin maraknya ditemukan makanan yang mengandung formalin sangat membuat resah masyarakat. Pasalnya makanan berformalin tidak layak dikonsumsi dan akan berpengaruh pada kesehatan. Salah satunya kesehatan ginjal. Karena fungsi ginjal sebagai penyaring zat berbahaya akan bekerja ekstra dan bisa berakibat fatal seperti ginjal lemah, bahkan gagal ginjal.

Beberapa Jenis Makanan yang Seringkali Menggunakan Formalin

Di sini juga diperlukan sikap dan kesadaran masyarakat yang proaktif serta selektif ketika membeli bahan-bahan makanan untuk dikonsumsi. Berikut beberapa jenis makanan yang kita rangkum, yang kerapkali kedapatan ditemukan menggunakan bahan formalin. Diharap agar setelah ini masyarakat menjadi lebih waspada terhadap makanan berformalin.

  • Bakso

makanan berformalin

Seperti yang kita ketahui bahwa bahan dasar pembuatan bakso adalah daging mentah yang tidak bisa bertahan lama. Para pedagang yang nakal seringkali mencampurkan formalin agar bakso dapat bertahan lama dari waktu yang seharusnya. Bakso berformalin cenderung lebih kenyal dan dapat bertahan setidaknya 5 hari ketika disimpan di suhu ruang tertentu.

  • Tahu

makanan berformalin

Makanan yang terbuat dari kacang kedelai ini juga termasuk ke dalamĀ  jenis makanan yang tidak bisa bertahan lama. Sehingga para pembuat tahu yang tidak bertanggung jawab pun kerapkali menambahkan formalin ke dalam adonan agar tahu bisa bertahan lama. Tahu yang berformalin juga memiliki tekstur yang kenyal dan tidak mudah hancur saat ditekan.

  • Mie Basah

makanan berformalin

Mie basah juga jenis makanan yang tidak dapat bertahan lama. Ciri-ciri mie basah yang biasanya mengandung formalin yaitu, lebih awet dan tahan lama dari mie basah yang tidak menggunakan formalin, memiliki bau yang menyengat sekali, terlihat lebih berminyak, kenyal, dan tidak mudah putus ketika ditarik.

  • Ayam Potong

makanan berformalin

Ayam merupakan salah satu makanan yang menjadi favorit semua kalangan. Namun sayangnya masih banyaknya penjual ayam yang menggunakan formalin agar ayam terlihat lebih segar dan bertahan lama untuk dijual. Ayam yang mengandung formalin biasanya dapat dilihat dari tekstur serta warna dagingnya yang lebih putih dan bersih.

  • Ikan

Para penjual ikan yang tidak bertanggung jawab kerapkali juga menggunakan formalin agar ikan dapat awet lebih lama. Ciri-ciri ikan yang mengandung formalin biasanya dapat dilihat dari tekstur dan juga bagian insangnya. Teksturnya tampak jauh lebih bersih dari ikan biasanya serta lebih kenyal, dan bagian insangnya berwarna lebih tua.

  • Ikan Asin

makanan berformalin

Ciri-ciri ikan asin yang menggunakan formalin yaitu tidak mudah rusak hingga satu bulan atau lebih, ketika disimpan di suhu ruangan 25 derajat celsius. Warnanya juga jauh lebih bersih dan cerah dibandingkan dengan ikan asin yang lain. Baunya tidak seperti bau ikan asin pada umumnya. Dan bila diletakkan di area terbuka tidak akan dihinggapi lalat.

Beberapa makanan lain seperti kerupuk, roti, es krim, dan jajanan pasar dengan warna yang mencolok juga kerapkali menggunakan formalin sebagai campuran dalam pembuatan makanan tersebut. Semoga setelah ini kita semua lebih berhati-hati dan bisa membedakan mana makanan berformalin, dan mana yang sehat.

Leave a Reply