Tips Komunikasi Yang Baik Dengan Anak Usia Dini Anda

Komunikasi adalah hal yang penting bagi manusia. Dengan komunikasi kita bisa menyampaikan maksud kita sekaligus memahami maksud orang lain. Komunikasi memang terasa lebih mudah dilakukan dengan seseorang dalam lingkup usia kita, akan tetapi kebutuhan untuk berkomunikasi dengan berbagai rentang usia selalu ada salah satunya dengan si buah hati yang masih ada di usia dini.

Berkomunikasi dengan anak usia dini tentunya tidak akan sama dengan komunikasi yang kita lakukan dengan orang dewasa atau orang lanjut usia. Dibawah ini akan dijelaskan pentingnya komunikasi dengan anak dan tips-tipsnya:

  1. Pilihlah kata-kata yang sederhana

berkomunikasi

Anak usia dini masih belum menguasai banyak perbendaharaan kata terutama yang sulit. Saat berbicara dengan anak pilihlah kata-kata yang sederhana dan mudah dipahami. Dengan menggunakan kata-kata yang sederhana, anak akan lebih bisa memahami apa yang kita kehendaki.

  1. Gunakan intonasi yang tidak ditinggikan

berkomunikasi

Saat orang tua menggunakan intonasi yang tinggi, anak akan menerima sinyal baha ia sedang dimarahi atau ia telah berbuat salah. Berbicara dengan anak usia dini perlu ekstra hati-hati, sampaikanlah dengan nada yang lembut dan perlahan.

  1. Berikan pujian dan rayuan

berkomunikasi

Setiap si kecil melakukan sesuatu yang kita sukai berikanlah ia pujian, dari situ ia akan merasa senang sekaligus mulai membedakan hal-hal yang baik dan yang buruk. Saat kita menginginkan si anak untuk melakukan sesuatu alangkah baiknya kita rayu ia dengan kata-kata yang manis. Dari pujian dan rayuan itu anak akan termotivasi untuk terus melakukan hal baik yang orang tua inginkan karena mereka menginginkan pujian.

  1. Jangan tutup mata akan kesalahannya

berkomunikasi

Meski komunikasi pada anak usia dini lebih baik dilakukan dengan perlahan dan lembut namun jangan biarkan saja saat ia melakukan kesalahan. Ketika anak melakukan kesalahan berikan penjelasan padanya kalau hal yang barusan ia lakukan itu salah. Tentu saja nasehat yang diberikan disampaikan tanpa memarahinya. Berikan penjelasan sederhana kepadanya mengapa hal itu tidak baik untuk dilakukan, si kecilpun akan mengerti.

  1. Posisikan diri di usianya

berkomunikasi

Saat berkomunikasi dengan orang lain dengan latar belakang berbeda-beda, terkadang kita musti menempatkan diri di posisi laan bicara agar kita bisa lebih memahami apa yang ia bicarakan, sama halnya dengan anak-anak. Saat berkomunikasi dengannya ubahlah sedkit gaya berpikir kita seperti mereka maka akan lebih mudah bagi kita untuk memahami mereka dan begitu pula sebaliknya.

Mendidk anak bisa dialakukan dengan mudah oleh orang tua saat ia sudah memiliki hubungan yang baik dengan anak. Hubungan yang baik dimulai dari komunikasi yang baik pula. Selalu sabar dan jangan pernah berhenti belajar hingga anda bisa menjalin komunikasi yang baik dengan anak dan anak akan tumbuh menjadi seseorang dengan pribadi yang terpuji.

Leave a Reply